SEBUAH LAPORAN KASUS: AUTOPSI PADA KASUS KEMATIAN YANG DISEBABKAN OLEH SUMBATAN JALAN NAPAS AKIBAT KEKERASAN TUMPUL PADA MULUT DAN LEHER DISERTAI TEMUAN-TEMUAN KEKERASAN SEKSUAL A CASE REPORT: AUTOPSY OF AN AIRWAY OBSTRUCTION CASE DUE TO BLUNT TRAUMA TO THE MOUTH AND NECK WITH SEXUAL ASSAULT FINDINGS
- Authors
-
-
Arfiani Ika Kusumawati
Author -
Gabriela Rante Batara
Author
-
- Keywords:
- autopsi , kekerasan tumpul, kekerasan seksual
- Abstract
-
Abstrak
Autopsi dikenal sebagai komponen penting dalam bidang kedokteran dan kemajuan praktik medis, tidak hanya untuk menentukan diagnosis akhir, namun juga hubungan sebab kematian dengan penyakit-penyakit lain yang diderita oleh seseorang. Meskipun penting, angka pelaksanaan autopsi di rumah sakit terus menurun padahal tujuannya adalah untuk mendokumentasikan, mengevaluasi, dan menjelaskan temuan-temuan medis pada seseorang yang sudah meninggal dalam bentuk yang dapat dipresentasikan pada persidangan berupa Visum et Repertum. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menentukan sebab pasti kematian pada seorang perempuan berusia 21 tahun yang menderita luka-luka lecet dan memar pada bibir dan leher, serta temuan lain berupa luka robek yang disertai resapan darah pada area kemaluan dan memar-memar pada bibir kecil kemaluan dan mulut rahim akibat kekerasan tumpul, juga ditemukan DNA pelaku pada swab payudara yang merupakan tindak kekerasan seksual. Pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan pada autopsi dapat memberikan petunjuk kepada penyidik untuk keperluan pengadilan. Kami merekomendasikan edukasi mengenai pentingnya tindakan autopsi untuk menegakkan sebab pasti kematian dan mencari temuan-temuan medis lain.
Abstract
Autopsy is known as an important componen in Forensic Medicine, not only to determine the final cause of death, but other findings or disease, and its relation. Despite its importance, rates of hospital autopsies continue to decline even though the purpose is to record, evaluate, and explain medical findings on corpses in a form that can be presented in a trial, Visum et Repertum. The aim of this case report is to determine the cause of death of a 21-year-old woman who had several abrasions and bruises on lips and neck; also lacerations and bruises found on genital area and cervix due to assault by blunt object, with perpetrator’s DNA on victim’s breasts swabs which were acts of sexual assault. The thorough examination can be useful to provide investigators for trial purposes. Further education about the importance of autopsy procedure to determine the cause of death and to look for other medical findings is recommended.
- Author Biographies
- Downloads
- Published
- 2025-10-02
- Section
- Articles
