PENANGANAN STATUS EPILEPTIKUS REFRAKTER DENGAN ENSEFALITIS PADA ANAK DIARE AKUT DEHIDRASI BERAT
- Authors
-
-
Garba Sandhi
Author
-
- Keywords:
- dehidrasi, diare, ensefalitis, status epileptikus
- Abstract
-
abstrak
Pendahuluan: Ensefalitis merupakan penyakit pada sistem saraf pusat yang disebabkan oleh berbagai patogen. Manifestasi klinis dapat berupa kejang yang sulit diatasi sehingga dapat menjadi status epileptikus refrakter. Diare merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak dan dapat menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di negara berkembang. Diare akut adalah buang air besar uang terjadi pada bayi atau anak lebih dari 3 kali dalam 24 jam dengan perubahan konsitensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah yang berlangsung kurang dari satu minggu, sedangkan diare persisten atau kronik adalah diare yang berlangsung lebih dari 2 minggu. Anak dengan diare sangat rentan kehilangan banyak cairan dan beresiko mengalami dehidrasi. Ilustrasi Kasus : Dalam laporan ini menyajikan kasus anak perempuan umur 1 tahun 9 bulan, dibawa oleh orang tuanya ke igd dengan penurunan kesadaran 3 jam sebelum masuk rumah sakit dan sempat kejang 30 menit lalu disertai badan panas, mencret lebih 12 kali dan muntah 6 kali juga didapatkan tanda tanda dehidrasi berat. Kejang tidak membaik dengan pemberian terapi kejang lini pertama dan lini kedua. Kejang akhirnya berhasil dihentikan dengan pemberian Midazolam yang merupakan terapi lini ketiga dan dehidrasi teratasi dengan loading cairan kristaloid.
Diskusi: Penanganan status epileptikus dengan diare akut dehidrasi berat harus dilakukan dengan cepat dan tepat sesuai dengan algoritma tatalaksana kejang akut dan status epileptikus serta tatalaksana pemberian cairan pada diare akut dengan dehidrasi.
Simpulan: Status epileptikus dan dehidrasi harus mendapatkan penanganan yang cepat. Penyediaan obat – obatan antikonvulsan secara lengkap dari lini pertama sampai lini ketiga serta pemberian cairan intravena secara adekuat.
- Author Biography
- Downloads
- Published
- 2025-10-02
- Section
- Articles