Kumpulan Jurnal RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri

SIMULTANEOUS MULTIPLE INTRACEREBRAL HEMORRHAGES (SMICH) : SUATU LAPORAN KASUS SIMULTANEOUS MULTIPLE INTRACEREBRAL HEMORRHAGES (SMICH) : A CASE REPORT

Authors
  • Muhammad Akhna Adib Nabhan

    Author
Keywords:
Simultaneous Multiple Intracerebral Hemorrhages, CAA, stroke
Abstract

abstrak 

Latar Belakang: SMICH (Simultaneous Multiple Intracerebral Hemorrhages) adalah bentuk langka dari stroke hemoragik yang ditandai oleh dua atau lebih perdarahan otak pada lokasi yang tidak bersebelahan. Kondisi ini memiliki mortalitas tinggi dan membutuhkan diagnosis serta penanganan cepat. Laporan ini membahas tantangan klinis SMICH pada pasien ini serta pentingnya evaluasi etiologi dan strategi tatalaksana yang tepat.

Presentasi Kasus: Ibu WP, 52 tahun, datang ke IGD setelah terjatuh tanpa adanya benturan pada kepala 10 jam SMRS dengan keluhan utama kelemahan pada sisi kiri 2 jam SMRS dan dengan keluhan tambahan kesemutan dan nyeri kepala yang memberat dengan NPRS 7/10 10 jam SMRS, dan muntah menyembur lebih dari sepuluh kali dalam 2 jam sebelum masuk rumah sakit (SMRS). Pemeriksaan motorik ekstremitas atas didapatkan hasil 5555/2222. Pemeriksaan Nervus V didapatkan hasil hipoestesi di sisi kiri.

Diskusi: Simultaneous Multiple Intracerebral Hemorrhages (SMICH) adalah kondisi langka yang melibatkan dua atau lebih hematoma intraparenkim pada lokasi berbeda di otak, sering kali disebabkan oleh hipertensi dan angiopati amiloid serebral (CAA). Pasien dengan SMICH umumnya mengalami gejala seperti kelemahan motorik, nyeri kepala, dan kesemutan, dengan CT scan menunjukkan multipel perdarahan dan edema vasogenik. Penatalaksanaan meliputi kontrol ketat tekanan darah dengan antihipertensi intravena (misalnya, labetalol), serta perawatan suportif. Prognosisnya cenderung buruk, tergantung pada volume hematoma, lokasi perdarahan, dan skor NIHSS. Rehabilitasi multidisiplin sejak dini sangat penting untuk memaksimalkan pemulihan dan mengurangi disabilitas jangka panjang.

Kesimpulan: SMICH adalah kondisi neurologis langka namun serius dengan tingkat morbiditas dan mortalitas  tinggi. Diagnosis cepat melalui pencitraan otak sangat penting. Hipertensi merupakan faktor risiko utama, sehingga kontrol tekanan darah harus optimal. Evaluasi etiologi secara menyeluruh, termasuk skrining CAA pada lansia, diperlukan. Penanganan ideal melibatkan tim multidisiplin di unit stroke dengan pemantauan intensif terhadap tekanan darah, status neurologis, dan komplikasi.

 

abstract 

Background: Simultaneous Multiple Intracerebral Hemorrhages (SMICH) is a rare form of hemorrhagic stroke characterized by two or more brain hemorrhages in non adjacent locations. This condition has a high mortality rate and requires rapid diagnosis and management. This report discusses the clinical challenges of SMICH in a patient without head trauma and the importance of evaluating etiology and appropriate management strategies.

Case Presentation: WP, a 52-year-old female, presented to the ER 10 hours after the onset of symptoms with the main complaint of weakness on the left side of her body for 2 hours, along with additional complaints of tingling and severe headache (NPRS 7/10) for the last 10 hours, and vomiting more than ten times in the last 2 hours before hospital admission. On motor examination of the upper extremities, the results were 5555/2222. Cranial nerve examination showed hypoesthesia on the left side.

Discussion: Simultaneous Multiple Intracerebral Hemorrhages (SMICH) is a rare condition involving two or more intraparenchymal hematomas at different locations in the brain, often caused by hypertension and cerebral amyloid  angiopathy (CAA). Patients with SMICH typically experience symptoms such as motor weakness, headache, and tingling, with CT scan revealing multiple hemorrhages and vasogenic edema. Management includes strict blood pressure control with intravenous antihypertensive agents (such as labetalol) and supportive care. The prognosis is generally poor, depending on the hematoma volume, hemorrhage location, and NIHSS score. Early multidisciplinary rehabilitation is crucial for maximizing recovery and reducing long-term disability.

Conclusion: SMICH is a rare but serious neurological condition with high morbidity and mortality rates. Early diagnosis through brain imaging is critical. Hypertension is a major risk factor, thus optimal blood pressure control is necessary. Comprehensive etiology evaluation, including screening for CAA in the elderly, is required. Ideal management involves a multidisciplinary stroke team with intensive monitoring of blood pressure, neurological status, and complications.

Author Biography
  1. Muhammad Akhna Adib Nabhan

    Fakultas Kedokteran YARSI

Downloads
Published
2025-10-02
Section
Articles