Kumpulan Jurnal RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri

TRAKEOSTOMI DILATASI PERKUTAN PADA PASIEN DENGAN PEMANJANGAN DURASI PENGGUNAAN VENTILASI MEKANIK PERCUTANEOUS DILATION TRACHEOSTOMY IN PATIENTS WITH PROLONGED DURATION OF MECHANICAL VENTILATION

Authors
  • Purwaamidjaja DB

    Author
  • Marbun JCRN

    Author
  • Yunda GA

    Author
  • Febrianto Y

    Author
  • Hadidayono MYTD

    Author
  • Yuneva A

    Author
Keywords:
trakeostomi, ventilasi mekanik, meningitis, hidrosefalus, perawatan intensif
Abstract

Trakeostomi merupakan prosedur yang semakin berkembang yang dilakukan pada pasien kritis untuk mengatasi komplikasi akibat intubasi jangka panjang. Studi kasus ini melaporkan seorang perempuan 20 tahun yang mengalami meningitis dan hidrosefalus, kemudian membutuhkan ventilasi mekanik jangka panjang. Setelah beberapa kali percobaan ekstubasi gagal, dilakukan trakeostomi perkutan untuk memperbaiki ventilasi dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Hasilnya menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan pada pasien. Kasus ini berfokus pada pentingnya trakeostomi dalam manajemen pasien dengan gangguan pernapasan akut dan kompleks, terutama pada pasien yang tidak dapat mempertahankan patensi jalan napas sehingga memerlukan alat bantu jalan napas definitif. Trakeostomi dapat mengurangi ruang rugi ventilasi dan memastikan patensi jalan napas tetap terjaga sehingga mempercepat proses penyapihan ventilasi mekanik, mempersingkat masa rawat serta menurunkan kejadian infeksi nosokomial.

 

abstract

Tracheostomy is an increasingly frequent procedure performed on critically ill patients to manage complication arising from prolonged intubation. This case report describes a 20-year-old woman who developed meningitis and hydrocephalus, subsequently requiring long-term mechanical ventilation. After several failed extubation attempts, percutaneous tracheostomy was performed to improve ventilation and prevent further complications. The results showed a significant clinical  mprovement in the patient. This case highlights the importance of tracheostomy in the management of patients with acute and complex respiratory failure, especially in those who cannot maintain airway patency and require a definitive airway. Tracheostomy can reduce dead space ventilation and ensure airway patency, thus accelerating the weaning process from mechanical ventilation, shortening the length of stay, and decreasing the incidence of nosocomial infections

Author Biographies
  1. Purwaamidjaja DB

    Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Raden Said Jakarta

  2. Marbun JCRN

    Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Raden Said Jakarta

  3. Yunda GA

    Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSCM Jakarta

  4. Febrianto Y

    Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSCM Jakarta

  5. Hadidayono MYTD

    Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSCM Jakarta

  6. Yuneva A

    Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSCM Jakarta

Cover Image
Downloads
Published
2024-11-02
Section
Articles