GAMBARAN KASUS KEKERASAN PADA DEWASA DI RS BHAYANGKARA TK.I PUSDOKKES POLRI PADA JANUARI- MARET 2022 OVERVIEW OF ADULT VIOLENCE CASES IN BHAYANGKARA TK.I PUSDOKKES POLRI HOSPITAL ON JANUARY – MARCH 2022
- Authors
-
-
Novi Resistantie
Author -
Cindy Fawwaz Roviqoh
Author -
Syarifah Soraya
Author -
Asri Megaratri Pralebda
Author -
Asep Hendradiana
Author -
Hariyanto
Author
-
- Keywords:
- anak, dewasa, kekerasan, luka
- Abstract
-
abstrak
Jumlah kasus kekerasan semakin meningkat setiap tahunnya. DKI Jakarta menduduki 4 provinsi teratas untuk jumlah kasus kekerasan tertinggi di Indonesia. Penelitian mengenai gambaran kasus kekerasan dan dampak pada kesehatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kasus kekerasan di RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Pada Januari-Maret 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode cross sectional dan teknik kuota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus kekerasan perempuan sebanyak 50,9% dan laki- laki sebanyak 49,1%. Korban berusia < 35 tahun sebanyak 65,5% dan >35 tahun 35,5%. Pendidikan terakhir korban terbanyak adalah SMA/SMK yaitu 53,9%, korban bertempat tinggal di Jakarta sebanyak 79,1%, dan mengalami kekerasan fisik sebanyak 94,2% dan kekerasan seksual sebanyak 5,8%. Letak luka pada korban kasus kekerasan fisik tersebar dari tubuh bagian atas hingga bawah dan luka pada seluruh korban kasus kekerasan seksual adalah robekan pada selaput dara. Kejadian kekerasan dapat menimbulkan dampak jangka pendek dan jangka panjang pada korban. Diperlukan identifikasi karakteristik pelaku serta edukasi terkait kekerasan untuk mencegah perburukan pada korban dan mengurangi angka kejadian kekerasan.
abstract
Violence cases are increasing over the years. DKI Jakarta has been one out of 4 top provinces with the highest number of violence cases in Indonesia. Studies regarding the overview of violence cases and its impact on health are still limited. This study aims to give an overview of violence cases in Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri Hospital in January - March 2022. This descriptive study is a cross-sectional study with quota-sampling method. This study shows that violence cases against women are 50,9% and men are 49,1%. The victims at age < 35 years old are 65,5% and at age > 35 years old are 35,5%. The victim’s characteristic has last education is in high school level 53,9%, living in Jakarta is 79,1%, experiencing physical violence is 94,2% and sexual violence is 5,8%. The victims of physical violence have injuries that is spread over the upper body to lower body parts and all the sexual violence victims have tears in their hymen. Violence cases cause short term and long-term consequences. Perpetrator’s characteristic identification and education regarding violence are needed to prevent the aggravation of violence’s impact and decrease the number of violence cases.
- Author Biographies
- Downloads
- Published
- 2025-10-02
- Section
- Articles